FITRIAH, Fitriah and Musslifah, Anniez Rachmawati and Purnomosidi, Faqih (2026) Pengaruh Perilaku Self-Care dan Self-Compassion Terhadap Mental Well-Being Mahasiswa Melalui Mediator Resiliensi. Afkaruna: Indonesian Interdiciplinary Journal of Islamic Studies, 22 (1). pp. 113-128. ISSN 2599-0586
|
Text
FITRIAH_HAL AWAL_2025034007.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
FITRIAH_BAB I-II_2025034007.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
FITRIAH_BAB III-IV_2025034007.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text
FITRIAH_BAB V_2025034007.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
FITRIAH_DAPUS_2025034007.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
FITRIAH_LAMPIRAN_2025034007.pdf Download (3MB) |
Abstract
Alih-alih membentuk individu yang adaptif, akumulasi tuntutan akademik, tekanan sosial, dan perubahan sosial-budaya yang cepat justru memperbesar risiko tekanan psikologis pada mahasiswa. Penelitian ini bertujuan mengungkap pengaruh perilaku perawatan diri dan welas asih diri dalam meningkatkan kesejahteraan mental mahasiswa, dengan ketahanan sebagai jalur mediasi yang menjelaskan dinamika hubungan antar variabel. Metode Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan paradigma positivis dan desain survei lintas sektoral. Data dikumpulkan dari 361 mahasiswa yang dipilih melalui teknik pengambilan sampel non-probabilitas. Analisis dilakukan menggunakan Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Perilaku perawatan diri diukur dalam dimensi fisik, psikologis, dan spiritual; welas asih diri dinilai berdasarkan kerangka teoritis Neff; ketahanan diukur menggunakan Skala Ketahanan Connor–Davidson (CD-RISC); dan kesejahteraan mental dinilai menggunakan Skala Kesejahteraan Mental Warwick–Edinburgh (WEMWBS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketahanan (resilience) memiliki pengaruh positif yang kuat dan signifikan terhadap kesejahteraan mental (β = 0,612, p < 0,001), yang mengindikasikan peran sentralnya dalam meningkatkan fungsi psikologis mahasiswa. Perilaku perawatan diri (self-care behavior) ditemukan memiliki pengaruh positif langsung terhadap kesejahteraan mental (β = 0,159, p < 0,001) dan pengaruh positif signifikan terhadap ketahanan (resilience) (β = 0,297, p < 0,001). Lebih lanjut, ketahanan secara signifikan memediasi hubungan antara perilaku perawatan diri dan kesejahteraan mental (β = 0,182, p < 0,001). Namun, welas asih terhadap diri sendiri (self-compassion) tidak menunjukkan pengaruh positif langsung terhadap kesejahteraan mental atau ketahanan, dan pengaruh tidak langsungnya melalui ketahanan bersifat negatif, menunjukkan peran yang kompleks dan bergantung pada konteks dalam model tersebut. Model struktural menunjukkan daya penjelas yang substansial, dengan 60,5% varians dalam kesejahteraan mental dijelaskan oleh model tersebut, dan kesesuaian keseluruhan yang kuat (GoF = 0,423). Temuan ini menyoroti peran penting ketahanan sebagai mekanisme psikologis di mana perilaku perawatan diri meningkatkan kesejahteraan mental di kalangan mahasiswa. Studi ini berkontribusi pada literatur yang berkembang dengan menjelaskan peran yang lebih kompleks dari welas asih diri dalam konteks budaya non-Barat dan menggarisbawahi pentingnya intervensi berbasis ketahanan untuk mendukung kesehatan mental mahasiswa.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Self-Care Behavior, Self Compassion, Mental Well-Being, Resilience, Student |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology |
| Divisions: | Fakultas Sosial, Humaniora dan Seni > Psikologi |
| Depositing User: | Fitriah M Suud |
| Date Deposited: | 30 Sep 2026 04:48 |
| Last Modified: | 30 Sep 2026 04:48 |
| URI: | https://repository.usahidsolo.ac.id/id/eprint/4217 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
