Perkembangan Sosial-Emosional Korban Broken Home

RIANTO, Stevanie Sandra and Putri, Dhian Riskiana and Ernawati, Sri (2024) Perkembangan Sosial-Emosional Korban Broken Home. Skripsi thesis, Universitas Sahid Surakarta.

[img] Text
Stevanie Sandra Rianto_Skripsi Cover + Abstrak_2020031008 - stevanie sandra rianto.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Stevanie Sandra Rianto_Skripsi BAB I_2020031008 - stevanie sandra rianto.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Stevanie Sandra Rianto_Skripsi BAB II_2020031008 - stevanie sandra rianto.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Stevanie Sandra Rianto_Skripsi BAB III_2020031008 - stevanie sandra rianto.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
Stevanie Sandra Rianto_Skripsi BAB IV_2020031008 - stevanie sandra rianto.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
Stevanie Sandra Rianto_Skripsi BAB V_2020031008 - stevanie sandra rianto.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Stevanie Sandra Rianto_Daftar Pustaka_2020031008 - stevanie sandra rianto.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Stevanie Sandra Rianto_Lampiran_2020031008 - stevanie sandra rianto.pdf

Download (2MB)
Official URL: https://jurnal.anfa.co.id/index.php/afeksi/article...

Abstract

Keluarga merupakan tempat bertumbuhkembang seorang anak baik dalam segi karakter, sosial dan emosi. Keluarga yang broken home sangat berdampak pada hubungan sosial dan pembentukan emosi seorang anak didalam kehidupan sehariharinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perkembanhan sosial- emosional anak broken home dengan kategori informan berusia 20 hingga 30 tahun berjumlah 7 orang yang berjenis kelamin laki-laki dan perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Metode pengumpulan data menggunakan pedoman wawancara dan pedoman observasi terkait perkembangan sosial-emosional korban broken home. Teknik analisis data dengan cara pengumpulan data, redusi data, display data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para informan korban broken home lebih cenderung menutup diri karena merasa dikecewakan oleh para orang tua mereka namun dengan berjalannya waktu mereka lebih memilih untuk menerima keadaan. Proses bersosialisasi mereka memiliki simpati dan empati jauh lebih tinggi, merasa lebih nyaman bersosialisasi dengan teman-teman diluar dan jauh merasa lebih nyaman bercerita dengan orang yang dipercayainya daripada dengan orang tua sendiri.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: broken home, emosi, sosial
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Sosial, Humaniora dan Seni > Psikologi
Depositing User: Dwi Ratna Sari
Date Deposited: 04 Mar 2025 03:02
Last Modified: 04 Mar 2025 03:02
URI: http://repository.usahidsolo.ac.id/id/eprint/3039

Actions (login required)

View Item View Item