Pengendalian Kualitas Produk Paperbag Menggunakan Metode Six Sigma

LAELA, Kamiliyana Nur and Primasanti, Yunita and Indriastiningsih, Erna (2025) Pengendalian Kualitas Produk Paperbag Menggunakan Metode Six Sigma. Skripsi thesis, Universitas Sahid Surakarta.

[img] Text
KAMILIYANA NUR LAELA_HALAMAN AWAL_2021051004.pdf

Download (7MB)
[img] Text
KAMILIYANA NUR LAELA_BAB 1_2021051004.pdf

Download (215kB)
[img] Text
KAMILIYANA NUR LAELA_BAB II_2021051004.pdf

Download (716kB)
[img] Text
KAMILIYANA NUR LAELA_BAB III_2021051004.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (356kB) | Request a copy
[img] Text
KAMILIYANA NUR LAELA_BAB IV_2021051004.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (798kB) | Request a copy
[img] Text
KAMILIYANA NUR LAELA_BAB V_2021051004.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (295kB) | Request a copy
[img] Text
KAMILIYANA NUR LAELA_BAB VI_2021051004.pdf

Download (206kB)
[img] Text
KAMILIYANA NUR LAELA_DAFTAR PUSTAKA_2021051004.pdf

Download (191kB)
[img] Text
KAMILIYANA NUR LAELA_LAMPIRAN_2021051004 .pdf

Download (1MB)
Official URL: https://jurnal.usahidsolo.ac.id/index.php/jimstek/...

Abstract

PT Solo Murni merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang percetakan yang selalu mengedepankan kualitas produknya, hal ini ditempuh dengan cara melakukan pengendalian kualitas proses produksi di PT Solo Muni. Pengendalian kualitas dilakukan dengan cara mengidentifikasi jenis cacat pada produk. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memperbaiki kualitas produk paperbag menggunakan metode Six Sigma dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Masalah utama yang diidentifikasi adalah tingginya tingkat produk cacat, khususnya cacat kotor, keriput, dan bercak lem, yang dapat menurunkan kepercayaan pelanggan. Diagram fishbone dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk mengidentifikasi akar penyebab. Hasilnya menunjukkan bahwa cacat kotor disebabkan oleh faktor mesin, manusia, material, dan lingkungan, sementara cacat bercak lem dipengaruhi oleh faktor manusia, mesin, material, dan metode kerja yang tidak standar. FMEA menyoroti faktor-faktor dengan Risk Priority Number (RPN) tertinggi, seperti perlunya perbaikan mesin berkala, keterampilan operator yang kurang, dan kualitas lem yang buruk. Sebagai usulan perbaikan pada tahap Improve, penelitian ini menyusun rekomendasi menggunakan metode 5W+1H yang berfokus pada peningkatan pelatihan operator, jadwal perawatan mesin, serta penerapan program kebersihan 5S di area produksi. Terakhir, pada tahap Control, diusulkan pembuatan Standard Operating Procedure (SOP) visual untuk memastikan keberlanjutan perbaikan dan mencegah masalah kualitas terulang di masa depan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: pengendalian kualitas, produk paperbag, six sigma
Subjects: H Social Sciences > HA Statistics
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD61 Risk Management
Divisions: Fakultas Sains, Teknologi dan Kesehatan > Teknik Industri
Depositing User: Kamiliyana Nur Laela
Date Deposited: 06 Feb 2026 07:40
Last Modified: 06 Feb 2026 07:40
URI: http://repository.usahidsolo.ac.id/id/eprint/3579

Actions (login required)

View Item View Item