Pengaruh Pengobatan Masa Intensif Terhadap Tingkat Ketergantungan Activity Daily Living pada Pasien Tuberkulosis Paru di RSUD Banyudono

SUGIARTI, Ana and Ridawati, Indah Dewi and Bintoro, Wahyu (2015) Pengaruh Pengobatan Masa Intensif Terhadap Tingkat Ketergantungan Activity Daily Living pada Pasien Tuberkulosis Paru di RSUD Banyudono. Skripsi thesis, Universitas Sahid Surakarta.

[img] Text
SKRIPSI COVER + ABSTRAK.pdf

Download (9MB)
[img] Text
SKRIPSI BAB I.pdf

Download (5MB)
[img] Text
SKRIPSI BAB II.pdf

Download (13MB)
[img] Text
SKRIPSI BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)
[img] Text
SKRIPSI BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (10MB)
[img] Text
SKRIPSI BAB V.pdf

Download (2MB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (2MB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (16MB)

Abstract

Latar Belakang: Laporan TB dunia oleh WHO (2013), masih menempatkan Indonesia sebagai penyumbang TB terbesar nomor 4 di dunia setelah India, Cina, dan Afrika Selatan. Dampak TB paru menyebabkan ketergantungan activity daily living pada pasien tuberkulosis. Efek dari TB menimbulkan penurunan kapasitas difusi paru dengan progresif dan kelainan rasio ventilasi-perfusi. Hal ini menimbulkan sesak napas dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Walaupun ada pengaruh dari penyakit TB paru yang bisa menganggu aktivitas sehari-hari pengobatan awal (intensif) selama 2 bulan dilakukan terus menerus setiap hari dengan meminum obat. Tujuan: mengetahui pengaruh pengobatan masa intensif terhadap tingkat ketergantungan activity daily living pada pasien tuberkulosis di RSUD Banyudono. Metode: Rancangan penelitian berbentuk kuantitatif dengan desain penelitian menggunakan rancangan kohort prospektif. Sampel penelitian ini adalah pasien TВС yang memeriksakan diri dan tercatat di RSUD Banyudono sebanyak 15 sampel. Pengambilan sampel dilakukan secara accidental sampling. Analisis data menggunakan uji t. Hasil: 1) Perbandingan ADL sebelum pengobatan dengan pengobatan bulan pertama ternyata memiliki nilai t sebesar -7,149 dengan nilai p value 0.000 (p value < 0.05) yang artinya ada pengaruh antara sebelum pengobatan dengan pengobatan bulan pertama terhadap ADL. 2) Perbandingan ADL sebelum pengobatan dengan pengobatan bulan kedua ternyata memiliki nilai t sebesar -8,742 dengan nilai p value 0.000 (p value <0.05) yang artinya ada pengaruh antara sebelum pengobatan dengan pengobatan bulan kedua terhadap ADL. 3. Nilai t pada ADL Equal variances assumed memiliki nilai t sebesar - 5.195 dengan p value 0.000 (p value < 0.05) yang berarti ADL sebelum pengobatan dengan rata-rata bulan pertama dan kedua mempunyai perbedaan ADL. Dilihat juga pada nilai t pada ADL Equal variances not assumed memiliki nilai t sebesar -5.290 dengan p value 0.000 (p value < 0.05) yang berarti ADL rata-rata bulan pertama dan kedua dengan ADL sebelum pengobatan mempunyai perbedaan ADL. Simpulan: Ada pengaruh pengobatan masa intensif terhadap tingkat ketergantungan activity daily living pada pasien tuberkulosis di RSUD Banyudono.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: pengobatan masa intensif, acitivy daily living, tuberkulosis
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Sains, Teknologi dan Kesehatan > Keperawatan
Depositing User: Dwi Ratna Sari
Date Deposited: 05 Jan 2026 01:06
Last Modified: 05 Jan 2026 01:26
URI: http://repository.usahidsolo.ac.id/id/eprint/3744

Actions (login required)

View Item View Item