Peningkatan Sistem Pengendalian Resiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) untuk Mengurangi Penyakit Akibat Kerja (PAK) di PT Schlumberger Geophisics Nusantara (PT SLB)

SUTAJI, Sutaji and Indriastiningsih, Erna and Devi, Anita Oktaviana Trisna (2026) Peningkatan Sistem Pengendalian Resiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) untuk Mengurangi Penyakit Akibat Kerja (PAK) di PT Schlumberger Geophisics Nusantara (PT SLB). Skripsi thesis, Universitas Sahid Surakarta.

[img] Text
SUTAJI_HAL.AWAL_2023051018.pdf

Download (3MB)
[img] Text
SUTAJI_BAB I_2023051018.pdf

Download (296kB)
[img] Text
SUTAJI_BAB II_2023051018.pdf

Download (606kB)
[img] Text
SUTAJI_BAB III_2023051018.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (422kB) | Request a copy
[img] Text
SUTAJI_BAB IV_2023051018.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (456kB) | Request a copy
[img] Text
SUTAJI_BAB V_2023051018.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (715kB) | Request a copy
[img] Text
SUTAJI_BAB VI_2023051018.pdf

Download (287kB)
[img] Text
SUTAJI_Daftar Pustaka_2023051018.pdf

Download (281kB)
[img] Text
SUTAJI_Lampiran_2023051018.pdf

Download (2MB)
Official URL: https://jurnal.intekom.id/index.php/njms/article/v...

Abstract

Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek krusial di sektor minyak dan gas bumi. PT Schlumberger Geophysics Nusantara (PT SLB) menghadapi risiko tinggi paparan bahaya fisik, kimia, dan lingkungan ekstrem. Temuan menunjukkan adanya tren peningkatan keluhan kesehatan seperti gangguan muskuloskeletal, gangguan pernapasan, dan gangguan pendengaran, khususnya di divisi Wireline. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengusulkan peningkatan sistem pengendalian risiko Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di PT Schlumberger Geophysics Nusantara (PT SLB) guna meminimalkan risiko Penyakit Akibat Kerja (PAK). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan sistematis melalui HIRARC, Root Cause Analysis (RCA), dan siklus Plan-Do-Check-Act (PDCA). Hasil penelitian mengidentifikasi bahwa penyebab utama PAK adalah paparan bahaya fisik (kebisingan dan debu), beban kerja berat, jam kerja panjang, serta praktik ergonomi yang buruk. Selain itu, efektivitas sistem K3 saat ini dinilai masih bersifat reaktif dan memiliki kelemahan pada fase evaluasi (Check) dan tindakan perbaikan (Act), terutama terkait kurangnya integrasi pemantauan kesehatan (health surveillance) serta keterbatasan fasilitas medis di lokasi terpencil (remote sites).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Penyakit Akibat Kerja (PAK), HIRARC, PDCA, Health Surveillance.
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD61 Risk Management
Divisions: Fakultas Sains, Teknologi dan Kesehatan > Teknik Industri
Depositing User: Sutaji Sutaji
Date Deposited: 07 May 2026 01:48
Last Modified: 07 May 2026 01:48
URI: http://repository.usahidsolo.ac.id/id/eprint/3797

Actions (login required)

View Item View Item