AGUSTINI, Wahyunnisa Aisy and Ernawati, Sri and Musslifah, Anniez Rachmawati (2026) Penerimaan Diri pada Orang Tua yang Memiliki Anak Berkebutuhan Khusus Sebagai Korban Kekerasan Seksual di Bawah Umur. Jurnal Konseling dan Pendidikan, 13 (3). pp. 553-562. ISSN 2337-6880
|
Text
Wahyunnisa Aisy Agustini_HALAMAN AWAL_ 2022033002.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
Wahyunnisa Aisy Agustini_BAB I-II_ 2022033002.pdf Download (767kB) |
|
|
Text
Wahyunnisa Aisy Agustini_BAB III-IV_ 2022033002.pdf Restricted to Repository staff only Download (721kB) | Request a copy |
|
|
Text
Wahyunnisa Aisy Agustini_BAB V_ 2022033002.pdf Download (453kB) |
|
|
Text
Wahyunnisa Aisy Agustini_Daftar Pustaka_ 2022033002.pdf Download (560kB) |
|
|
Text
Wahyunnisa Aisy Agustini_Lampiran_ 2022033002.pdf Download (3MB) |
Abstract
Anak berkebutuhan khusus (ABK) memiliki tingkat kerentanan yang lebih tinggi dalam menjadi korban kekerasan seksual karena keterbatasan kognitif, komunikasi, dan kemampuan membela diri. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada korban, tetapi juga memberikan tekanan psikologis yang mendalam bagi orang tua, khususnya dalam menghadapi peran sebagai pelindung dan pendamping pemulihan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses penerimaan diri pada orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus sebagai korban kekerasan seksual di bawah umur. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap empat orang tua di wilayah Jawa Barat, yang anaknya menjadi korban kekerasan seksual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses penerimaan diri berlangsung dalam tiga tahap utama, yaitu: (1) pergolakan emosi awal berupa rasa marah, kecewa, dan bersalah; (2) refleksi dan rekonstruksi makna terhadap peran sebagai orang tua; dan (3) penguatan psikologis melalui dukungan spiritual dan sosial. Penerimaan diri tidak hanya dipengaruhi oleh kesadaran individu, tetapi juga oleh faktor eksternal seperti lingkungan keluarga, lembaga pendamping, dan keyakinan agama. Kesimpulannya, penerimaan diri merupakan proses adaptif yang krusial dalam mendukung pemulihan psikologis anak dan ketahanan mental orang tua.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | anak berkebutuhan khusus, kekerasan seksual, orang tua, penerimaan diri |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology |
| Divisions: | Fakultas Sosial, Humaniora dan Seni > Psikologi |
| Depositing User: | Wahyunnisa Aisy Agustini |
| Date Deposited: | 05 May 2026 02:29 |
| Last Modified: | 05 May 2026 02:29 |
| URI: | http://repository.usahidsolo.ac.id/id/eprint/3809 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
