SYAFIINA, Adelina Murti and Putri, Dhian Riskiana and Musslifah, Anniez Rachmawati (2026) Psychological Well-Being pada Personel Sat Samapta di Polres Sukoharjo. Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 10 (4). pp. 112-128. ISSN 2548-6950
|
Text
Adelina Murti Syafiina_Hal.Awal_2022031050.pdf Download (788kB) |
|
|
Text
Adelina Murti Syafiina_BAB I-II_2022031050.pdf Download (429kB) |
|
|
Text
Adelina Murti Syafiina_BAB III-IV_2022031050.pdf Restricted to Repository staff only Download (562kB) | Request a copy |
|
|
Text
Adelina Murti Syafiina_BAB V_2022031050.pdf Download (244kB) |
|
|
Text
Adelina Murti Syafiina_Daftar Pustaka_2022031050.pdf Download (237kB) |
|
|
Text
Adelina Murti Syafiina_Lampiran_2022031050.pdf Download (5MB) |
Abstract
Personel Satuan Samapta Bhayangkara (Sat Samapta) Polres Sukoharjo memiliki peran strategis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui tugas- tugas preventif seperti patroli, penjagaan, dan pengawalan. Tingginya intensitas kerja serta risiko fisik dan mental dalam pelaksanaan tugas di lapangan berpotensi memengaruhi kondisi psychological well-being (kesejahteraan psikologis) personel. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi psychological well- being pada personel Sat Samapta Polres Sukoharjo. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif fenomenologis, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis dilakukan berdasarkan enam dimensi psychological well-being menurut Carol D. Ryff, yaitu penerimaan diri, hubungan positif dengan orang lain, otonomi, penguasaan lingkungan, tujuan hidup, dan pertumbuhan pribadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum personel memiliki tingkat psychological well-being yang baik. Mereka mampu menerima diri apa adanya, menjalin hubungan sosial yang suportif, dapat mengambil keputusan secara mandiri, serta menunjukkan kemampuan adaptif terhadap dinamika lingkungan kerja. Personel juga memiliki tujuan hidup yang kuat, seperti keinginan untuk membahagiakan keluarga dan mengembangkan diri secara berkelanjutan. Faktor-faktor yang mendukung psychological well-being antara lain adanya dukungan sosial dari rekan kerja dan atasan, kepuasan terhadap lingkungan kerja, serta semangat kolektif dalam menjalankan tugas. Sementara itu, faktor penghambat yang ditemukan meliputi paparan provokasi, ancaman verbal, hingga kekerasan fisik saat menghadapi massa atau konflik sosial, yang dapat menurunkan kestabilan psikologis personel.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kesejahteraan Psikologis, Personel Sat Samapta, Polres Sukoharjo |
| Subjects: | B Philosophy. Psychology. Religion > B Philosophy (General) B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology B Philosophy. Psychology. Religion > BL Religion |
| Divisions: | Fakultas Sosial, Humaniora dan Seni > Psikologi |
| Depositing User: | Adelina Murti Syafiina |
| Date Deposited: | 06 May 2026 03:09 |
| Last Modified: | 06 May 2026 03:09 |
| URI: | http://repository.usahidsolo.ac.id/id/eprint/3905 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
