Analisis Kualitatif Terhadap Stres Kerja dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Mental Pegawai Protokoler PT Taspen (Persero)

DELY, Adep Ragita Putra and Ernawati, Sri and Purnomosidi, Faqih (2026) Analisis Kualitatif Terhadap Stres Kerja dan Dampaknya Terhadap Kesehatan Mental Pegawai Protokoler PT Taspen (Persero). Inovasi : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan, 5 (3). pp. 98-106. ISSN 2809-0268

[img] Text
ADEP RAGITA PUTRA DELY_HAL AWAL_2024031048.pdf

Download (8MB)
[img] Text
ADEP RAGITA PUTRA DELY_BAB I-II_2024031048.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ADEP RAGITA PUTRA DELY_BAB III-IV_2024031048.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
ADEP RAGITA PUTRA DELY_BAB V_2024031048.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ADEP RAGITA PUTRA DELY_DAFTAR PUSTAKA_2024031048.pdf

Download (1MB)
[img] Text
ADEP RAGITA PUTRA DELY_LAMPIRAN_2024031048.pdf

Download (3MB)
Official URL: https://journalcenter.org/index.php/inovasi/articl...

Abstract

Stres kerja merupakan salah satu isu psikologis yang banyak dialami pekerja modern, termasuk dalam organisasi tress. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi sumber tress kerja, dampak psikologis, serta manifestasi gangguan yang dialami pegawai protokoler PT TASPEN (Persero). Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan partisipan yang dipilih secara purposive random sampling yaitu 6 pegawai dengan pengalaman kerja minimal dua tahun. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur, observasi non-partisipatif, yang kemudian dianalisis dengan tress analisis tematik Braun dan Clarke. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sumber tress utama meliputi beban kerja tinggi dengan standar presisi, jam kerja tress dan tidak menentu, tekanan dari pimpinan maupun tamu eksternal, serta ketidakseimbangan kehidupan kerja-pribadi. Dampak tress terlihat pada kondisi psikologis berupa kelelahan emosional, kesulitan konsentrasi, dan kecemasan berlebih yang sering memicu gangguan tidur. Manifestasi yang muncul antara lain burnout, gejala psikosomatis seperti sakit kepala dan gangguan pencernaan, serta penurunan motivasi kerja akibat perasaan kurang dihargai. Penelitian ini menegaskan bahwa tress kerja di lingkungan protokoler bukan hanya persoalan individu, melainkan tantangan organisasi yang perlu diatasi melalui kebijakan manajemen tress, dukungan psikologis, serta penghargaan kinerja yang adil.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Burnout, Kesehatan Mental, Protokoler, Stres Kerja
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Sosial, Humaniora dan Seni > Psikologi
Depositing User: Adep Ragita Putra Dely
Date Deposited: 06 Oct 2026 03:56
Last Modified: 06 Oct 2026 03:56
URI: https://repository.usahidsolo.ac.id/id/eprint/3966

Actions (login required)

View Item View Item