Intervensi Konseling dan Pengembangan Karakter Anti-Korupsi: Bukti dari Siswa Sekolah Menengah di Indonesia

NAJMUDIN, Muhammad Imam and Musslifah, Anniez Rachmawati and Purnomosidi, Faqih (2026) Intervensi Konseling dan Pengembangan Karakter Anti-Korupsi: Bukti dari Siswa Sekolah Menengah di Indonesia. G-Couns: Jurnal Bimbingan dan Konseling, 10 (04). pp. 3853-3865. ISSN 2580-6467

[img] Text
M.IMAM NAJMUDIN_HAL.AWAL_2025034010.pdf

Download (3MB)
[img] Text
M.IMAM NAJMUDIN_BAB I-II_2025034010.pdf

Download (2MB)
[img] Text
M. IMAM NAJMUDIN_BAB III-IV_2025034010.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text
M. IMAM NAJMUDIN_BAB V_2025034010.pdf

Download (1MB)
[img] Text
M. IMAM NAJMUDIN_DAPUS_2025034010.pdf

Download (1MB)
[img] Text
M. IMAM NAJMUDIN_LAMPIRAN_2025034010.pdf

Download (7MB)
Official URL: https://journal.upy.ac.id/index.php/bk/article/vie...

Abstract

Korupsi tetap menjadi tantangan perilaku dan psikologis yang kritis di Indonesia, dengan akar permasalahannya semakin dikaitkan dengan kekurangan dalam perkembangan moral remaja. Namun, bukti empiris mengenai intervensi pencegahan berbasis konseling di lingkungan sekolah menengah masih terbatas. Studi ini bertujuan untuk menguji efektivitas intervensi konseling terstruktur dalam menumbuhkan karakter anti-korupsi di kalangan siswa sekolah menengah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimental kuantitatif dengan pendekatan kelompok kontrol pra-uji dan pasca-uji. Sebanyak 60 partisipan dipilih melalui pengambilan sampel bertujuan dan dibagi rata ke dalam kelompok eksperimen (n = 30), yang menerima delapan sesi konseling kelompok terstruktur, dan kelompok kontrol (n = 30), yang mengikuti program bimbingan sekolah standar. Data dikumpulkan menggunakan instrumen skala Likert 45 item yang telah divalidasi berdasarkan sembilan nilai anti-korupsi yang dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Analisis statistik menggunakan IBM SPSS Statistics Versi 26 menunjukkan peningkatan signifikan pada kelompok eksperimen (t(29) = 24,83, p < 0,001, Cohen's d = 4,62), sedangkan tidak ada perubahan signifikan yang diamati pada kelompok kontrol. Penilaian lanjutan lebih lanjut mengkonfirmasi keberlanjutan efek intervensi. Temuan ini menunjukkan bahwa konseling terstruktur merupakan strategi yang didukung secara empiris dan berlandaskan psikologis untuk memperkuat karakter anti korupsi dalam konteks pendidikan menengah di Indonesia.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Intervensi Konseling, Karakter Anti Korupsi, Siswa Sekolah Menengah, Pendidikan Karakter, Indonesia
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Sosial, Humaniora dan Seni > Psikologi
Depositing User: Muhammad Imam Najmudin
Date Deposited: 06 Oct 2026 04:44
Last Modified: 06 Oct 2026 04:44
URI: https://repository.usahidsolo.ac.id/id/eprint/4242

Actions (login required)

View Item View Item