KRISDAYANTI, Maria and Putra, Fajar Alam and Sutrisno, Sutrisno (2026) Efektivitas Penggunaan Cairan Intravena Hangat dan Blanket Warmer Terhadap Derajat Shivering pada Pasien Operasi dengan Anestesi Spinal. Skripsi thesis, Universitas Sahid Surakarta.
|
Text
Maria Krisdayanti_HALAMAN AWAL_2025124001 (1).pdf Download (2MB) |
|
|
Text
Maria Krisdayanti_BAB I_2025124001.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Maria Krisdayanti_BAB II_2025124001 (1).pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Maria Krisdayanti_BAB III_2025124001 (2).pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
Maria Krisdayanti_BAB IV_2025124001 (3).pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
Maria Krisdayanti_BAB V_2025124001 (1).pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Maria Krisdayanti_DAFTAR PUSTAKA__2025124001.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Maria Krisdayanti_LAMPIRAN_2025124001.pdf Download (3MB) |
Abstract
Latar Belakang: shivering merupakan komplikasi yang sering terjadi pada pasien setelah menjalani anestesi spinal akibat gangguan mekanisme termoregulasi yang menyebabkan penurunan suhu tubuh. Kondisi ini dapat meningkatkan konsumsi oksigen, kebutuhan metabolik, dan ketidaknyamanan pasien. Salah satu upaya pencegahan yang dapat dilakukan adalah penggunaan cairan intravena hangat dan blanket warmer. Tujuan Penelitian: Mengetahui perbedaan efektivitas penggunaan cairan intravena hangat dan blanket warmer terhadap kejadian shivering pada pasien dengan anestesi spinal di Rumah Sakit Umum Pusat Surakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi experimental dengan pendekatan post-test only with control group. Sampel berjumlah 58 responden yang dibagi menjadi kelompok cairan intravena hangat dan blanket warmer. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Analisis dilakukan menggunakan uji Mann-Whitney. Hasil: Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) sebesar 0,025 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kedua kelompok. Nilai Mean Rank pada kelompok blanket warmer (25,40) lebih rendah dibandingkan kelompok Cairan Intravena Hangat (33,60), sehingga blanket warmer lebih efektif dalam menurunkan kejadian shivering. Kesimpulan: Terdapat perbedaan efektivitas antara penggunaan cairan intravena hangat dan blanket warmer terhadap kejadian shivering pada pasien dengan anestesi spinal di RSUP Surakarta. Blanket warmer terbukti lebih efektif dibandingkan cairan intravena hangat dalam mencegah shivering.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | anestesi spinal, blanket warmer, cairan intravena hangat, shivering |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Sains, Teknologi dan Kesehatan > Keperawatan |
| Depositing User: | Maria Krisdayanti |
| Date Deposited: | 30 Sep 2026 07:16 |
| Last Modified: | 30 Sep 2026 07:16 |
| URI: | https://repository.usahidsolo.ac.id/id/eprint/4366 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
