Hubungan Kebiasaan Merokok dan Status Ekonomi dengan Kejadian TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Wonosari Klaten

MUSLIM, Muslim and Bahri, Ahmad Syamsul and Herawati, Vitri Dyah (2015) Hubungan Kebiasaan Merokok dan Status Ekonomi dengan Kejadian TB Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Wonosari Klaten. Skripsi thesis, Universitas Sahid Surakarta.

[img] Text
SKRIPSI COVER + ABSTRAK.pdf

Download (24MB)
[img] Text
SKRIPSI BAB I.pdf

Download (14MB)
[img] Text
SKRIPSI BAB II.pdf

Download (52MB)
[img] Text
SKRIPSI BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (15MB)
[img] Text
SKRIPSI BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (28MB)
[img] Text
SKRIPSI BAB V.pdf

Download (3MB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (5MB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (14MB)

Abstract

Latar Belakang : Permasalahan penyakit TB masih tetap dirasakan, terutama oleh Negara-negara berkembang termasuk Indonesia. TB menempatkan Indonesia sebagai penyumbang terbesar ke 5 di dunia. Banyak faktor yang mempengaruhi kejadian TB Paru diantaranya perilaku merokok dan status ekonomi keluarga. Asap rokok merupakan racun bagi tubuh dan banyak penyakit timbul dari asap rokok.Faktanya perilaku merokok sendiri tidak hanya didominasi oleh kalangan ekonomi atas, tapi banyak juga kalangan ekonomi bawah yang merokok.Faktor status ekonomi akan mempengaruhi status gizi seseorang, jika status gizi tidak terpenuhi maka akan berdampak pada kesehatan seseorang. Tujuan : Untuk mengetahui hubungan kebiasaan merokok dan status ekonomi dengan kejadian TB Paru Metode: Deskriptif korelasi dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi adalah pasien Tb paru Puskesmas Wonosari 1 dan 2 dari bulan Januari sampai November 2014. Jumlah sampel adalah 25 orang. Tehnik sampel adalah purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner dan Rekam Medis. Analisa data dengan menggunakan analisa regresi logistik. Hasil Penelitian : Dari 25 sampel, diperoleh sampel dengan perilaku merokok berjumlah 15 orang (60,00%) dan sampel tidak merokok 10 orang (40,00%). Sampel dengan status ekonomi atas sebanyak 12 (48 %) orang, sampel dengan status ekonomi bawah 13 (52%) orang. Sampel dengan TB paru BTA Positif sebanyak 14 (56%) orang, sampel dengan BTA Negatif sebanyak 11 (44%) orang. Sementara probabilitas kebiasaan merokok adalah 0,031 yang lebih kecil dari 0,05 maka hipotesa nol ditolak yang artinya kebiasaan merokok berhubungan dengan kejadian TB paru. Sedangkan nilai probabilitas status ekonomi adalah 0,027 yang lebih kecil dari 0,05 maka hipotesa nol ditolak yang artinya status ekonomi berhubungan dengan kejadian TB paru. Simpulan : Ada hubungan kebiasaan merokok dan status ekonomi dengan kejadian TB Paru.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: kebiasaan Merokok, Status Ekonomi, Kejadian TB Paru
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Sains, Teknologi dan Kesehatan > Keperawatan
Depositing User: Dwi Ratna Sari
Date Deposited: 25 Mar 2026 04:18
Last Modified: 25 Mar 2026 04:18
URI: http://repository.usahidsolo.ac.id/id/eprint/3781

Actions (login required)

View Item View Item