Setyowati, Aris and Winarno, Wawang and Sunaryanti, Sri Sayekti Heni (2013) PENGARUH TERAPI BERMAIN TERHADAP TINGKAT КЕСЕМASAN HOSPITALISASI ANAK USIA TODDLER DI RUANG MELATI II RSUD Dr. MOEWARDI. Skripsi thesis, Universitas Sahid Surakarta.
|
Text
Aris Setyowati_Hal. Awal_2009122322.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Aris Setyowati_Bab I_2009122322.pdf Download (932kB) |
|
|
Text
Aris Setyowati_Bab II_2009122322.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
Aris Setyowati_Bab III_2009122322.pdf Restricted to Repository staff only Download (834kB) |
|
|
Text
Aris Setyowati_Bab IV_2009122322.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
Aris Setyowati_Bab V_2009122322.pdf Download (285kB) |
|
|
Text
Aris Setyowati_Daftar Pustaka_2009122322.pdf Download (299kB) |
|
|
Text
Aris Setyowati_Lampiran_2009122322.pdf Download (1MB) |
Abstract
Latar belakang: Berdasarkan studi pendahuluan yang dilakukan penulis pada bulan Oktober 2012 di Ruang Melati II RSUD Dr. Moewardi, diperoleh dari 60 pasien anak usia toddler yang dirawat mengalami tanda dan gejala kecemasan sebesar 82% ditandai dengan banyaknya pernyataan anak yang ingin pulang dari rumah sakit, 6% ditandai dengan banyaknya pernyataan anak tidak nyaman di rumah sakit, 4% ditandai dengan pernyataan anak tidak mau di dalam ruang perawatan rumah sakit. Tujuan: (1) Untuk mendiskripsikan tingkat kecemasan hospitalisasi anak usia toddler sebelum diberikan terapi bermain (2) Untuk mendiskripsikan tingkat kecemasan hospitalisasi anak usia toddler setelah diberikan terapi bermain (3) Menganalisis pengaruh terapi bermain terhadap tingkat kecemasan hospitalisasi anak usia toddler di Ruang Melati II RSUD Dr. Moewardi. Metode penelitian: Jenis penelitian ini adalah One Group Pretest-Posttest Design. Penelitian ini dilakukan di Ruang Melati II RSUD Dr. Moewardi dengan populasi rata-rata pasien anak usia toddler adalah 60 pasien dan sampel penelitian 20 pasien. Metode pengumpulan data dengan kuisioner, dan metode analisis datayang digunakan adalah Uji Wilcoxon dengan program SPSS 17. Hasil penelitian: (1) Terapi bermain diberikan kepada anak yang dirawat inap di rumah sakit bertujuan agar anak terpenuhi kebutuhan fisik, emosi, sosial, dan perkembangan mental sehingga akan lebih mudah beradaptasi terhadap stres dan tumbuh kembang selama perawatan tetap jalan. (2) Tingkat kecemasan sebelum dilakukan terapi bermain adalah panik dan cemas berat sebesar 60%, kemudian tingkat kecemasan setelah dilakukan terapi bermain menurun menjadi cemas sedang dan ringan sebesar 70%. (3) Hasil nilai z Uji Wilcoxon sebesar -3,317 dengan nilai significancy (p-value) sebesar 0,001 sehingga p-value <0,05. Simpulan: Terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah terapi bermain.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | terapi bermain, tingkat kecemasan, anak usia toddler |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Sains, Teknologi dan Kesehatan > Keperawatan |
| Depositing User: | Yohana W |
| Date Deposited: | 01 Mar 2026 10:17 |
| Last Modified: | 01 Mar 2026 10:17 |
| URI: | http://repository.usahidsolo.ac.id/id/eprint/3814 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
