Basuki, Basuki and Yani, Idris and Fatonah, Siti (2013) EFEKTIFITAS HASIL PEREKAMAN EKG DENGAN MENGGUNAKAN KONDUKTOR JELI DAN AIR PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER (PJK) DI RUANG INTENSIVE CARDIO VASCULAR CARE UNIT (ICVCU) RSUD DR. MOEWARDI. Skripsi thesis, Universitas Sahid Surakarta.
|
Text
Basuki_Hal. Awal_2011122008.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Basuki_Bab I_2011122008.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Basuki_Bab II_2011122008.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
Basuki_Bab III_2011122008.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
Basuki_Bab IV_2011122008.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
Basuki_Bab V_2011122008.pdf Download (361kB) |
|
|
Text
Basuki_Daftar Pustaka_2011122008.pdf Download (363kB) |
|
|
Text
Basuki_Lampiran_2011122008.pdf Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang: Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab kematian nomor satu di dunia. Pemeriksaan penunjang paling sederhana yang dilakukan untuk menegakkan diagnosa penyakit jantung koroner adalah dengan perekaman EKG. Konduktor yang sering digunakan pada perekaman EKG adalah jeli. Air merupakan salah satu konduktor alternatif yang bisa digunakan. Tujuan: Mengetahui efektifitas hasil perekaman EKG dengan menggunakan konduktor jeli dan air pada pasien Penyakit Jantung Koroner (PJK) di ruang Intensive Cardio Vascular Care Unit (ICVCU) RSUD dr. Moewardi. Metode: Desain penelitian pada penelitian ini menggunakan pra eksperimen (praexperiment design) dengan pendekatan perbandingan kelompok statis (static group comparison). Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien penyakit jantung koroner yang menjalani perawatan di Ruang ICVCU RSUD dr.Moewardi selama rentang waktu penelitian pada bulan Maret - Mei 2013. Penetapan jumlah sample pada penelitian ini diambil secara Quota Sampling dengan jumlah sampel yang ditetapkan sebanyak 60 orang, dimana 30 orang mendapat perlakuan dengan menggunakan konduktor air, dan 30 orang yang lain mendapatkan perlakuan dengan konduktor jeli. Uji statistik yang digunakan adalah Chi Square. Hasil: Dari 30 responden dengan penyadapan EKG menggunakan konduktor jeli, sejumlah 6 orang responden (20%) terdapat artifak pada hasil sadapannya, dimana dapat diartikan bahwa hanya sebagian kecil responden yang terdapat artifak (rentang 1-25%). Dari 30 responden dengan penyadapan EKG menggunakan air, sejumlah 7 orang responden (23,3%) terdapat artifak pada hasil sadapannya, dimana dapat diartikan bahwa hanya sebagian kecil responden yang terdapat artifak (rentang 1 - 25%). Dari total 60 responden, dapat diketahui bahwa output nilai Chi Square hitung kedua variabel adalah sebesar 0,098 lebih kecil dari nilai Chi Square tabel sebesar 79,08 (0,098 < 79,08 dengan df = 60), dimana P hitung sebesar 0,754 lebih besar dari signifikansi sebesar 0,05 (0,754 > 0,05). Dengan demikian Ha ditolak dan Ho diterima. Simpulan: hasil perekaman EKG dengan menggunakan konduktor jeli cenderung tidak lebih efektif dibandingkan dengan penggunaan konduktor air dilihat dari ada dan tidak adanya artifak.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | EKG, konduktor jeli, konduktor air, artifak |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Sains, Teknologi dan Kesehatan > Keperawatan |
| Depositing User: | Yohana W |
| Date Deposited: | 01 Mar 2026 10:17 |
| Last Modified: | 01 Mar 2026 10:17 |
| URI: | http://repository.usahidsolo.ac.id/id/eprint/3819 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
