Penggunaan Metode Six Sigma untuk Mengurangi Cacat Bad Cone dan Meningkatkan Kualitas pada Unit Spinning PT. Dan Lirin

PURWITASARI, Diah Ayu and Primasanti, Yunita and Indriastiningsih, Erna (2026) Penggunaan Metode Six Sigma untuk Mengurangi Cacat Bad Cone dan Meningkatkan Kualitas pada Unit Spinning PT. Dan Lirin. Skripsi thesis, Universitas Sahid Surakarta.

[img] Text
DIAH AYU PURWITASARI_Hal.Awal_2023053019.pdf

Download (919kB)
[img] Text
DIAH AYU PURWITASARI_BAB I_2023053019.pdf

Download (224kB)
[img] Text
DIAH AYU PURWITASARI_BAB II_2023053019.pdf

Download (928kB)
[img] Text
DIAH AYU PURWITASARI_BAB III_2023053019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (299kB) | Request a copy
[img] Text
DIAH AYU PURWITASARI_BAB IV_2023053019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text
DIAH AYU PURWITASARI_BAB V_2023053019.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (238kB) | Request a copy
[img] Text
DIAH AYU PURWITASARI_BAB VI_2023053019.pdf

Download (158kB)
[img] Text
DIAH AYU PURWITASARI_Daftar Pustaka_2023053019.pdf

Download (144kB)
[img] Text
DIAH AYU PURWITASARI_Lampiran_2023053019.pdf

Download (345kB)
Official URL: https://ejournal.unisnu.ac.id/JDPT/article/view/95...

Abstract

Industri tekstil dituntut untuk menghasilkan produk dengan kualitas tinggi dan tingkat kecacatan yang rendah guna meningkatkan daya saing dan kepuasan pelanggan. Penelitian ini dilakukan pada unit spinning PT. Dan Liris yang masih menghadapi permasalahan cacat bad cone pada proses winding, seperti wrinkle, crossing, ring cone, benang kotor, serta berat tidak sesuai standar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kecacatan bad cone, mengidentifikasi faktor penyebab utama, serta memberikan usulan perbaikan guna meningkatkan kualitas produk benang. Metode yang digunakan adalah Six Sigma dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control). Data diperoleh dari hasil produksi mesin winding periode Juli 2024 hingga Maret 2025. Alat analisis yang digunakan meliputi diagram Pareto, peta kendali P, diagram fishbone, serta Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) untuk menentukan prioritas perbaikan berdasarkan nilai Risk Priority Number (RPN). Hasil penelitian menunjukkan bahwa cacat dominan adalah wrinkle dan crossing, dengan nilai DPMO dan level sigma awal yang menunjukkan proses masih perlu ditingkatkan. Faktor penyebab cacat berasal dari aspek mesin, metode kerja, material, dan manusia. Usulan perbaikan berbasis Kaizen mampu menurunkan jumlah cacat bad cone, menurunkan nilai DPMO, serta meningkatkan level sigma proses. Dengan demikian, penerapan metode Six Sigma terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas produk benang dan mendukung upaya zero defect di unit spinning PT. Dan Liris.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Six Sigma, Bad Cone, Spinning, Winding, Pengendalian Kualitas, Kaizen, FMEA
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD61 Risk Management
Divisions: Fakultas Sains, Teknologi dan Kesehatan > Teknik Industri
Depositing User: Diah Ayu Purwitasari
Date Deposited: 07 May 2026 01:51
Last Modified: 07 May 2026 01:51
URI: http://repository.usahidsolo.ac.id/id/eprint/3828

Actions (login required)

View Item View Item