Regulasi Emosi pada Guru Honorer di SMK Al-Islam Surakarta

PRAMESTI, Monika Ayu and Putri, Dhian Riskiana and Purnomosidi, Faqih (2026) Regulasi Emosi pada Guru Honorer di SMK Al-Islam Surakarta. Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan dan Sosial Humaniora, 6 (1). pp. 239-248. ISSN 2962-4452

[img] Text
Monika Ayu P_Hal Awal_2022031017.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Monika Ayu P_BAB I-II_2022031017.pdf

Download (370kB)
[img] Text
Monika Ayu P_BAB III-IV_2022031017.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy
[img] Text
Monika Ayu P_BAB V_2022031017.pdf

Download (356kB)
[img] Text
Monika Ayu P_DAFTAR PUSTAKA_2022031017.pdf

Download (288kB)
[img] Text
Monika Ayu P_Lampiran_2022031017.pdf

Download (3MB)
Official URL: https://researchhub.id/index.php/Khatulistiwa/arti...

Abstract

Penelitian ini bertujuan menggambarkan regulasi emosi pada guru honorer di Smk Al Islam Surakarta. Guru honorer kerap menghadapi tantangan seperti beban kerja tinggi, keterbatasan gaji, serta ketidakpastian status kepegawaian. Situasi tersebut dapat memunculkan emosi negatif yang jika dikelola menganggu potensi kinerja dan hubungan sosial. Oleh karna itu, regulasi emosi menjadi keterampilan penting agar guru tetap mampu menjalankan tugas secara profesional. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan tehnik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari lima guru honorer berusia 27-34 tahun serta dua informan pendukung. Analisis data didasarkan pada empat aspek regulasi emosi menurut Gross (2014), yaitu strategies, goals, impulse control, dan acceptance. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru honorer memiliki kemampuan yang cukup baik dalam mengelola emosi. Strategi yang digunakan meliputi refleksi diri, pengalihan perhatian pada aktivitas positif seperti mendengarkan musik atau beribadah, serta pemberian peringatan kepada siswa secara proporsional. Meskipun sering mengalami kelelahan fisik maupun psikis, mereka tetap menjaga profesionalisme dalam mengajar. Emosi negatif yang muncul, seperti marah atau kecewa, bersifat sementara dan dapat diatasi melalui sikap menerima serta rasa syukur. Secara keseluruhan, regulasi emosi terbukti berperan penting dalam menjaga stabilitas psikologis, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta menciptakan suasana kelas yang kondusif. Penelitian ini menegaskan perlunya dukungan terhadap guru honorer agar dapat terus mengelola tekanan kerja secara sehat dan mempertahankan profesionalisme.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Guru Honorer; Kesehatan Psikologis; Profesionalisme Guru, Regulasi Emosi; Strategi Coping
Subjects: L Education > L Education (General)
Divisions: Fakultas Sosial, Humaniora dan Seni > Psikologi
Depositing User: Monika Ayu Pramesti
Date Deposited: 06 May 2026 03:19
Last Modified: 06 May 2026 03:19
URI: http://repository.usahidsolo.ac.id/id/eprint/3916

Actions (login required)

View Item View Item