TAMASON, Otniel Adam Putra and Devi, Anita Oktaviana Trisna and Primasanti, Yunita (2026) Penggunaan Six Sigma Sebagai Pengendalian Kualitas Benang Cacat Hasil Produksi Mesin Ring Frame di PT XYZ. Skripsi thesis, Universitas Sahid Surakarta.
|
Text
Otniel Adam Putra Tamason_Hal Awal_2023053023.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
Otniel Adam Putra Tamason_BAB I_2023053023.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Otniel Adam Putra Tamason_BAB II_2023053023.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
Otniel Adam Putra Tamason_BAB III_2023053023.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
Otniel Adam Putra Tamason_BAB IV_2023053023.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text
Otniel Adam Putra Tamason_BAB V_2023053023.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
Otniel Adam Putra Tamason_BAB VI_2023053023.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Otniel Adam Putra Tamason_Daftar Pustaka_2023053023.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Otniel Adam Putra Tamason_Lampiran_2023053023.pdf Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tingkat kecacatan benang pada mesin ring frame di PT XYZ yang mencapai rata-rata 3,6% per tahun, melampaui ambang batas toleransi perusahaan sebesar 0,18%. Upaya pengendalian melalui preventive maintenance yang telah dilakukan sebelumnya dinilai belum efektif karena ketidakteraturan jadwal yang menghambat target produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan strategi pengendalian kualitas yang efektif menggunakan pendekatan Six Sigma dengan siklus DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control).Kajian pustaka dalam penelitian ini mencakup teori pengendalian kualitas, manajemen kualitas, serta instrumen statistik seperti Diagram Pareto, Fishbone Diagram, Fault Tree Analysis (FTA), dan P-Chart. Data dikumpulkan melalui observasi langsung di lapangan, dokumentasi produksi periode Agustus 2024 hingga Juli 2025, serta wawancara mendalam dengan pihak manajemen dan kepala bagian teknis.Hasil pengukuran menunjukkan nilai DPMO sebesar 758,84 dengan tingkat kualitas 4,75 sigma. Analisis menggunakan Diagram Pareto dan Fishbone mengidentifikasi empat jenis cacat utama: gulungan jelek (48%), ne out standar (27%), IPI tinggi (19%), dan slub (6%). Akar penyebab masalah ditemukan pada sistem penjadwalan pemeliharaan yang tidak tertulis dan kurangnya koordinasi komunikasi internal. Implementasi perbaikan berupa penyusunan SOP alur komunikasi dan jadwal preventive maintenance terstruktur berhasil menurunkan tingkat kecacatan sebesar 2,65%, dari semula 3,64% menjadi 0,99%. Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa standarisasi sistem penjadwalan dan pengawasan ketat melalui form checklist efektif meningkatkan kualitas produk benang secara signifikan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Six Sigma, DMAIC, Pengendalian Kualitas, Benang Cacat, Ring Frame |
| Subjects: | H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management |
| Divisions: | Fakultas Sains, Teknologi dan Kesehatan > Teknik Industri |
| Depositing User: | Otniel Adam Putra Tamason |
| Date Deposited: | 07 May 2026 03:39 |
| Last Modified: | 07 May 2026 03:39 |
| URI: | http://repository.usahidsolo.ac.id/id/eprint/4006 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
