Efektivitas Terapi Psikoreligius (Dzikir) Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Mulia Hati Wonogiri

PRANATA, Rendy Meilano and Sjafiq, Sjafiq and Putra, Fajar Alam (2015) Efektivitas Terapi Psikoreligius (Dzikir) Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pasien Pre Operasi di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum Mulia Hati Wonogiri. Skripsi thesis, Universitas Sahid Surakarta.

[img] Text
RENDY MEILANO PRANATA (2011121220) HAL. AWAL.pdf

Download (14MB)
[img] Text
RENDY MEILANO PRANATA (BAB 1).pdf

Download (8MB)
[img] Text
RENDY MEILANO PRANATA (BAB 2).pdf

Download (42MB)
[img] Text
RENDY MEILANO PRANATA (BAB 3).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)
[img] Text
RENDY MEILANO PRANATA (BAB 4).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)
[img] Text
RENDY MEILANO PRANATA (BAB 5).pdf

Download (2MB)
[img] Text
RENDY MEILANO PRANATA (DAFTAR PUSTAKA).pdf

Download (3MB)

Abstract

Latar Belakang : Kecemasan pada pasien pre operasi adalah hal yang wajar dan dapat dialami oleh siapapun. Namun kecemasan yang berlebihann, apalagi yang sudah menjadi gangguan akan menghambat tidak hanya pada diri pribadi yang akan menjalani operasi tapi juga berdampak pada resiko-resiko yang tidak diinginkan yang bisa terjadi. Tujuan : Untuk mengetahui efektivitas terapi psikoreligius (dzikir) terhadap penurunan tingkat kecemasan pasien pre operasi di ruang rawat inap Rumah Sakit Umum (RSU) Mulia Hati Wonogiri. Metode : Penelitian ini menggunakan quasi eksperimen dengan pendekatan one group pre test post test design. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah pasien yang akan menjalani operasi/pembedahan atau pasien pre operasi yang berada di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Umum (RSU) Mulia Hati. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 20 responden dengan teknik pengambilan sampel yaitu Purposive Sampling. Pengumpulan data menggunakan observasi cheklist. Teknik analisa data yaitu analisis univariat dan bivariat yaitu uji paired-test. Hasil : (1) Pemberian terapi psikoreligius diberikan selama 2 hari sebanyak 2 kali pada waktu pagi dan sore/malam disertai pengukuran vital sign responden; (2) Sebelum dilakukan pemberian terapi, tingkat kecemasan sebagian besar termasuk kategori ringan sebanyak 10 responden (50,0%), dan setelah dilakukan terapi, tingkat kecemasan sebagian besar responden mengalami penurunan yaitu tidak merasakan cemas 14 responden (70,0%); (2) Terapi psikoreligius (dzikir) sangat efektif menurunkan tingkat kecemasan pasien pre operasi, p value 0,000 dengan taraf signifikan a = 5%. Simpulan : Terapi psikoreligius (dzikir) sangat efektif menurunkan tingkat kecemasan pasien pre operasi di ruang bangsal Rumah Sakit Umum (RSU) Mulia Hati Wonogiri.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Terapu Psikoreligius (Dzikir), Tingkat Kecemasan
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Sains, Teknologi dan Kesehatan > Keperawatan
Depositing User: Dwi Ratna Sari
Date Deposited: 17 Apr 2026 07:34
Last Modified: 17 Apr 2026 07:34
URI: http://repository.usahidsolo.ac.id/id/eprint/4054

Actions (login required)

View Item View Item