MUNAZIR, Rizki Hanafi and Widiyono, Widiyono and Indriyati, Indriyati (2026) Hubungan Antara Quick of Blood (QB) dengan Kejadian Hipertensi Intradialisis pada Pasien Gagal Ginjal Kronik di Unit Dialisis RS Bintang Amin Kota Bandar Lampung. Skripsi thesis, Universitas Sahid Surakarta.
|
Text
Rizki Hanafi Munazir_Hal. Awal_2023122021.pdf Download (14MB) |
|
|
Text
Rizki Hanafi Munazir_BAB I_2023122021.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Rizki Hanafi Munazir_BAB II_2023122021.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
Rizki Hanafi Munazir_BAB III_2023122021.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
Rizki Hanafi Munazir_BAB IV_2023122021.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
|
|
Text
Rizki Hanafi Munazir_BAB V_2023122021.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Rizki Hanafi Munazir_Daftar Pustaka_2023122021.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Rizki Hanafi Munazir_Lampiran_2023122021.pdf Download (2MB) |
Abstract
Latar belakang: Penyakit ginjal kronik (PGK) merupakan kondisi gangguan fungsi ginjal yang bersifat progresif dan irreversibel, di mana fungsi filtrasi ginjal menurun secara permanen dan tidak dapat kembali normal. Salah satu tindakan yang palingbanyak dilakukan adalah dengan hemodialisis. Quick of blood (QB) atau kecepatan aliran darah pada setiap orang berbeda-beda, dan menyebabkan berbagai dampak pada hemodinamik tubuh termasuk fluktuasi tekanan darah yaitu peningkatan tekanan darah intradialisis. Tujuan: Mengetahui hubungan antara Quick of Blood dengan kejadian hipertensi intradialisis pada pasien gagal ginjal kronik di unit dialisis RS Bintang Amin Kota Bandar Lampung. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain observasional analitik. Penelitian dilaksanakan pada Bulan Desember 2025 pada responden sejumlah 74 responden. Pemilihan sampel dengan total sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar observasi QB dan lembar observasi tekanan darah. Data diuji meggunakan uji statistic Spearman-rank. Hasil: Hasil penelitian menunjukan bahwa mayoritas responden yaitu 63 orang (85,1%) menunjukan QB pada rentang 200-300ml/menit. Tekanan darah intradialisis menunjukan mayoritas mengalami hipertensi intradialisis sebanyak 66 responden (89,2% ). Hasil uji spearman-rank menunjukan nilai p 0,065 (>0,05). Kesimpulan: Tidak ada hubungan yang signifikan antara QB dengan kejadian hipertensi intradialisis pada pasien yang menjalani hemodialisi di Unit Dialisis RS Bintang Amin Kota Bandar Lampung.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hemodialisis, QB, Hipertensi Intradialisis, GGK |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Sains, Teknologi dan Kesehatan > Keperawatan |
| Depositing User: | Rizki Hanafi Munazir |
| Date Deposited: | 30 Sep 2026 07:34 |
| Last Modified: | 30 Sep 2026 07:34 |
| URI: | https://repository.usahidsolo.ac.id/id/eprint/4401 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
