Hubungan Pola Makan dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Diabetes Mellituus Tipe 2 di Wilayah Kecamatan Puhpelem Kabupaten Wonogiri

HIDAYAT, Absis Nur and Ridawati, Indah Dewi and Syafiq, Syafiq (2015) Hubungan Pola Makan dan Aktivitas Fisik dengan Kejadian Diabetes Mellituus Tipe 2 di Wilayah Kecamatan Puhpelem Kabupaten Wonogiri. Skripsi thesis, Universitas Sahid Surakarta.

[img] Text
SKRIPSI COVER + ABSTRAK.pdf

Download (9MB)
[img] Text
SKRIPSI BAB I.pdf

Download (5MB)
[img] Text
SKRIPSI BAB II.pdf

Download (10MB)
[img] Text
SKRIPSI BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB)
[img] Text
SKRIPSI BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (13MB)
[img] Text
SKRIPSI BAB V.pdf

Download (2MB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (2MB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (12MB)

Abstract

Latar belakang: Data Dinas Kesehatan Kabupaten Wonogiri di Wonogiri jumlah penderita mellitus tipe 2 sebanyak 1230 dengan prevalensi 1,61 % dan penderita Diabetes Mellitus tipe 1 sebanyak 153 dengan prevalensi 0,20% (Dinkes Kabupaten Wonogiri, 2013). Sedangkan jumlah penderita Diabetes Mellitus tipe 2 di wilayah Kecamatan Puhpelem sebanyak 184 (Puskesmas Puhpelem, 2013). Tujuan Penelitian: Mengetahui hubungan pola makan dan aktivitas fisik dengan kejadian Diabetes Mellitus tipe 2 di kecamatan Puhpelem kabupaten Wonogiri Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah observasional dengan pendekatan rancangan case control. Sampel dalam penelitian ini adalah penderita diabetes mellitus tipe 2 dan bukan penderita diabetes mellitus yaitu masing-masing sebanyak 60 responden. Dalam pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling. Uji statistik yang digunakan untuk analisis data penelitian ini adalah uji chi square. Hasil Penelitian: penelitian ini menunjukkan bahwa pola makan mengkonsumsi karbohidrat tidak diketahui nilai p dan OR sebab seluruh responden mengkonsumsi karbohidrat setiap hari, konsumsi protein hewani (p = 0,549 > 0,05 OR = 0,760 ; CI 95% = 0,367-1,573), konsumsi protein nabati (p = 11,760 > 0,05 OR = 0,133 ; CI 95% = 0,037-0,483), konsumsi buah-buahan (p = 0,874 > 0,05 OR = 0,704 ; CI 95% = 0,337-1,470), konsumsi makanan jajanan (p = 1,008 > 0,05 (OR = 1,500 ; CI 95% = 0,679-3,317) dengan kejadian diabetes mellitus tipe 2. Sedangkan variabel yang berhubungan dengan kejadian diabetes mellitus tipe 2 aktivitas fisik baik olahraga (p = 0,026 < 0,05 (OR = 3,217 ; CI 95% = 0,052- 0,281) maupun jalan kaki (p = 0,022 < 0,05 (OR = 1,561 ; CI 95% = 0,070- 0,345). Simpulan: tidak ada hubungan antara variabel pola makan dengan kejadian diabetes mellitus tipe 2 di wilayah Kecamatan Puhpelem tetapi menjadi faktor risiko terjadinya penyakit diabetes mellitus tipe 2. Variabel aktivitas fisik berhubungan dengan kejadian diabetes mellitus tipe 2 dan merupakan faktor risiko terjadinya diabetes mellitus tipe 2.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Diabetes mellitus tipe 2, pola makan, aktivitas fisik
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Sains, Teknologi dan Kesehatan > Keperawatan
Depositing User: Dwi Ratna Sari
Date Deposited: 05 Jan 2026 01:05
Last Modified: 05 Jan 2026 01:35
URI: http://repository.usahidsolo.ac.id/id/eprint/3742

Actions (login required)

View Item View Item