HUBUNGAN KONDISI SOSIAL EKONOMI DENGAN BUDAYA PANTANG MAKAN PADA IBU POST PARTUM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAWANGSARI SUKOHARJO

Ikaningtyas, Ratih and Suwarni, Anik and Murtutik, Lilis (2013) HUBUNGAN KONDISI SOSIAL EKONOMI DENGAN BUDAYA PANTANG MAKAN PADA IBU POST PARTUM DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAWANGSARI SUKOHARJO. Skripsi thesis, Universitas Sahid Surakarta.

[img] Text
Ratih Ikaningtyas_Hal. Awal_2009122302.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Ratih Ikaningtyas_Bab I_2009122302.pdf

Download (807kB)
[img] Text
Ratih Ikaningtyas_Bab II_2009122302.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Ratih Ikaningtyas_Bab III_2009122302.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (914kB)
[img] Text
Ratih Ikaningtyas_Bab IV_2009122302.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)
[img] Text
Ratih Ikaningtyas_Bab V_2009122302.pdf

Download (359kB)
[img] Text
Ratih Ikaningtyas_Daftar Pustaka_2009122302.pdf

Download (309kB)
[img] Text
Ratih Ikaningtyas_Lampiran_2009122302.pdf

Download (1MB)

Abstract

Latar Belakang: Periode post partum (nifas) adalah waktu penyembuhan dan perubahan, waktu kembali ke keadaan tidak hamil. Dalam masa nifas, alat-alat genitalia interna maupun eksterna akan berangsur-angsur pulih seperti ke keadaan sebelum hamil. Untuk membantu mempercepat proses penyembuhan pada masa nifas, maka ibu nifas membutuhkan diet yang cukup kalori dan protein, membutuhkan istirahat yang cukup dan sebagainya. Dalam faktor ekonomi, masalah kemiskinan menjadi faktor dominan penyebab terjadinya masalah kematian ibu hamil, melahirkan dan setelah melahirkan. Pada kondisi miskin, perempuan harus hidup dengan gizi rendah sehingga dalam proses kehamilan harus menanggung resiko anemia dan gangguan pertumbuhan janin, dalam proses melahirkan perempuan akan kehilangan banyak darah, setelah melahirkan masih menanggung resiko terjadinya gangguan pemulihan organ reproduksi. Tujuan: untuk mengetahui hubungan kondisi sosial ekonomi dengan budaya pantang makan pada ibu post partum di wilayah Puskesmas Tawangsari. Metode: Analitik Korelasional dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu dalam masa post partum (nifas) hari pertama sampai dengan hari ke 40 di wilayah Puskesmas Tawangsari sejumlah 40 orang, pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner tentang kondisi sosial ekonomi dan budaya pantang makan. Hasil Penelitian: Uji statistic dengan Chi Square nilai x² 20.720 dan p 0,014 sedangkan x² tabel adalah 16.919. Hasil penelitian tersebut sesuai bahwa kondisi sosial ekonomi ibu memiliki hubungan yang kuat terhadap adanya kepercayaan yang cukup kuat terhadap budaya pantang makan pada ibu post partum, sehingga semakin tinggi kondisi sosial ekonomi masyarakat maka semakin rendah kepercayaan terhadap budaya pantang makan pada ibu post partum dan sebaliknya apabila semakin rendah kondisi sosial ekonomi maka semakin kuat kepercayaan terhadap budaya pantang makan pada ibu post partum. Simpulan: Terdapat hubungan yang bermakna antara kondisi sosial ekonomi dengan budaya pantang makan pada ibu post partum di wilayah Puskesmas Tawangsari.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Sosial Ekonomi, Budaya Pantang Makan, Ibu Post partum
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions: Fakultas Sains, Teknologi dan Kesehatan > Keperawatan
Depositing User: Yohana W
Date Deposited: 27 Aug 2026 07:53
Last Modified: 27 Aug 2026 07:53
URI: https://repository.usahidsolo.ac.id/id/eprint/4168

Actions (login required)

View Item View Item