BESTARI, Anastasia Linda and Kartinawati, Erwin and Azis, Hasbullah (2026) Framing Media Tempo.co dan Okezone.com Mengenai Isu Disabilitas Periode November-Desember 2025. Skripsi thesis, Universitas Sahid Surakarta.
|
Text
Anastasia Linda Bestari_Hal Awal_2022071015.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Anastasia Linda Bestari_BAB I_2022071015.pdf Download (308kB) |
|
|
Text
Anastasia Linda Bestari_BAB II_2022071015.pdf Download (464kB) |
|
|
Text
Anastasia Linda Bestari_BAB III_2022071015.pdf Restricted to Repository staff only Download (303kB) | Request a copy |
|
|
Text
Anastasia Linda Bestari_BAB IV_2022071015.pdf Restricted to Repository staff only Download (727kB) | Request a copy |
|
|
Text
Anastasia Linda Bestari_BAB V_2022071015.pdf Download (284kB) |
|
|
Text
Anastasia Linda Bestari_Daftar Pustaka_2022071015.pdf Download (412kB) |
|
|
Text
Anastasia Linda Bestari_Lampiran_2022071015.pdf Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini mengkaji bagaimana Tempo.co dan Okezone.com, dua media daring nasional, membingkai isu disabilitas dalam pemberitaannya selama periode 1 November hingga 31 Desember 2025. Framing menentukan cara publik memahami suatu kelompok sosial melalui proses seleksi, penonjolan, dan penghilangan aspek tertentu dari realitas, sehingga pemberitaan disabilitas rawan direduksi menjadi wacana belas kasihan atau stereotip. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi model framing William A. Gamson dan Andre Modigliani. Dari populasi 66 artikel berita disabilitas yang terbit pada periode tersebut, diperoleh 17 berita Okezone.com dan 49 berita Tempo.co yang dianalisis secara mendalam. Data dikumpulkan melalui observasi daring, dokumentasi, dan studi pustaka, kemudian dikategorikan ke dalam lima perangkat framing (metaphors, catchphrases, exemplars, depictions, visual images) dan tiga perangkat penalaran (roots, appeals to principle, consequences), dengan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber, metode, dan teori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Okezone.com membangun frame karitatif yang menonjolkan empati, kepedulian institusi, dan kisah sukses individu penyandang disabilitas, sedangkan Tempo.co membangun frame berbasis hak yang menonjolkan diskriminasi struktural, perlindungan hukum, dan partisipasi sipil penyandang disabilitas. Perbedaan bingkai ini menunjukkan bahwa media daring di Indonesia masih belum seragam dalam mendukung wacana publik yang inklusif dan berbasis hak bagi penyandang disabilitas.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | disabilitas; framing; media daring; model Gamson; pembingkaian sosial |
| Subjects: | H Social Sciences > HE Transportation and Communications |
| Divisions: | Fakultas Sosial, Humaniora dan Seni > Ilmu Komunikasi |
| Depositing User: | Anastasia Linda Bestari |
| Date Deposited: | 30 Sep 2026 03:28 |
| Last Modified: | 30 Sep 2026 03:28 |
| URI: | https://repository.usahidsolo.ac.id/id/eprint/4324 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
