Makna Psychological Well-Being dalam Perspektif Karyawan di Biro Smart Solindo Consultama

KHUMAIROH, Anissa and Musslifah, Anniez Rachmawati and Purnomosidi, Faqih (2026) Makna Psychological Well-Being dalam Perspektif Karyawan di Biro Smart Solindo Consultama. Inovasi : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan, 4 (3). pp. 841-853. ISSN 2809-0268

[img] Text
Anissa Khumairoh_Hal. Awal_2022031003.pdf

Download (1MB)
[img] Text
Anissa Khumairoh_BAB I-II_2022031003.pdf

Download (407kB)
[img] Text
Anissa Khumairoh_BAB III-IV_2022031003.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (441kB) | Request a copy
[img] Text
Anissa Khumairoh_BAB V_2022031003.pdf

Download (272kB)
[img] Text
Anissa Khumairoh_Daftar Pustaka_2022031003.pdf

Download (165kB)
[img] Text
Anissa Khumairoh_Lampiran_2022031003.pdf

Download (7MB)
Official URL: https://journalcenter.org/index.php/inovasi/articl...

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna kesejahteraan psikologis (psychological well-being) dari perspektif karyawan di Biro Psikologi Smart Solindo Consultama. Dalam lingkungan kerja yang sarat tekanan dan target, pemahaman mengenai kesejahteraan psikologis menjadi krusial sebagai dasar pengambilan kebijakan yang mendukung kesehatan mental. Pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi digunakan untuk menggali pengalaman subjektif 5 (lima) partisipan melalui wawancara mendalam dan observasi langsung. Analisis dilakukan menggunakan teknik Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) untuk memahami makna kesejahteraan berdasarkan enam dimensi utama dari Ryff, yaitu penerimaan diri, hubungan positif, kemandirian, penguasaan lingkungan, pertumbuhan pribadi, dan tujuan hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas karyawan memiliki kesadaran yang tinggi akan pentingnya keseimbangan kerja-hidup, pertumbuhan diri, dan hubungan sosial yang sehat sebagai faktor utama dalam menjaga kesejahteraan psikologis. Meskipun ditemukan tantangan seperti tekanan kerja, konflik peran, dan kurangnya kebebasan dalam pengambilan keputusan, partisipan mampu mengembangkan strategi adaptif serta menunjukkan resiliensi psikologis yang kuat. Temuan ini menekankan pentingnya peran organisasi dalam menciptakan lingkungan kerja yang suportif dan responsif terhadap kebutuhan psikologis karyawan. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pengembangan kebijakan manajerial yang lebih humanistik dan berorientasi pada kesejahteraan karyawan.

Item Type: Article
Uncontrolled Keywords: Psychological well-being, Karyawan
Subjects: B Philosophy. Psychology. Religion > BF Psychology
Divisions: Fakultas Sosial, Humaniora dan Seni > Psikologi
Depositing User: Anissa Khumairoh
Date Deposited: 05 May 2026 03:53
Last Modified: 05 May 2026 03:53
URI: http://repository.usahidsolo.ac.id/id/eprint/3856

Actions (login required)

View Item View Item