Putra, Glori Mandala and Atiningtyas, Rif and Yani P, Idris (2013) HUBUNGAN PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BAYI USIA 0 – 6 BULAN DI DESA TRANGSAN KEСАMАТAN GATАK KABUPATEN SUKOHARJO. Skripsi thesis, Universitas Sahid Surakarta.
|
Text
Glori Mandala Putra_Hal. Awal_2009121279.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Glori Mandala Putra_Bab l_2009121279.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Glori Mandala Putra_Bab Il_2009121279.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Glori Mandala Putra_Bab III_2009121279.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
Glori Mandala Putra_Bab IV_2009121279.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
Glori Mandala Putra_Bab V_2009121279.pdf Download (378kB) |
|
|
Text
Glori Mandala Putra_Daftar Pustaka_2009121279.pdf Download (435kB) |
|
|
Text
Glori Mandala Putra_Lampiran_2009121279.pdf Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang : Sampai saat ini penyakit diare masih menjadi masalah kesehatan dunia terutama di negara berkembang. Indonesia merupakan negara yang mengalami masalah kesehatan berupa penyakit diare, hal ini disebabkan karena masih tingginya angka kesakitan diare di Indonesia dari tahun ke tahun, serta masih sering timbul Kejadian Luar Biasa dengan angka kematian yang masih cukup tinggi, terutama pada bayi. Tingginya angka kejadian diare pada bayi ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya oleh pemberian makanan tambahan yang terlalu dini pada bayi usia kurang dari 6 bulan. Kekebalan dan kemampuan motilitas usus bayi belum berkembang dengan sempurna yaitu, pencernaan bayi belum mampu mencerna makanan yang lain selain ASI, bayi kehilangan kesempatan untuk mendapat zat kekebalan yang hanya diperoleh dari ASI. mengenai pemberian makanan tambahan secara dini kepada bayi tampaknya sudah menjadi hal biasa bagi sebagian orang tua khususnya para ibu- ibu di Indonesia terutama di pedesaan. Pemberian makanan tambahan ini dikarenakan dengan alasan ibu sibuk bekerja, agar bayi berhenti menangis dan ASI belum keluar, dengan tujuan agar bayi tenang dan tidak rewel. Tujuan Penelitian: untuk mengetahui hubungan pemberian makanan tambahan dengan kejadian diare pada bayi usia 0-6 bulan. Metode Penelitian: Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan penelitian deskriptif korelatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah 39 bayi usia 0-6 bulan dengan teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik analisa data menggunakan rumus korelasi Rank Spearman. Hasil Peneltian : Pemberian makanan tambahan pada bayi usia 0-6 bulan sebagian besar adalah kurang baik (64%). Kejadian diare pada bayi usia 0-6 bulan sebagian besar adalah jarang (43%). Terdapat hubungan pemberian makanan tambahan dengan kejadian diare pada bayi usia 0-6 bulan dengan nilai korelasi thitung = -0,731 dengan nilai p-value = 0,000. Simpulan : ada hubungan pemberian makanan tambahan dengan kejadian diare pada bayi usia 0-6 bulan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pemberian Makanan Tambahan, Kejadian Diare |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Sains, Teknologi dan Kesehatan > Keperawatan |
| Depositing User: | Yohana W |
| Date Deposited: | 18 May 2026 01:18 |
| Last Modified: | 18 May 2026 01:18 |
| URI: | http://repository.usahidsolo.ac.id/id/eprint/4039 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
