Analisis Pengendalian Kualiats Produk Bata Ringan dengan Pendekatan Metode Six Sigma dan FMEA-AHP di PT Nusantara Buiding Industries (PT.NBI)

RAMADHAN, Habib Syahrun and Primasanti, Yunita and Sutrisno, Agung Widiyanto Fajar (2025) Analisis Pengendalian Kualiats Produk Bata Ringan dengan Pendekatan Metode Six Sigma dan FMEA-AHP di PT Nusantara Buiding Industries (PT.NBI). Skripsi thesis, Universitas Sahid Surakarta.

[img] Text
Habib Syahrun Ramadhan_Hal Awal_2023053005.pdf

Download (7MB)
[img] Text
Habib Syahrun Ramadhan_BAB I_2023053005.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Habib Syahrun Ramadhan_BAB II_2023053005.pdf

Download (3MB)
[img] Text
Habib Syahrun Ramadhan_BAB III_2023053005.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text
Habib Syahrun Ramadhan_BAB IV_2023053005.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy
[img] Text
Habib Syahrun Ramadhan_BAB V_2023053005.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text
Habib Syahrun Ramadhan_BAB VI_2023053005.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Habib Syahrun Ramadhan_Daftar Pustaka_2023053005.pdf

Download (2MB)
[img] Text
Habib Syahrun Ramadhan_Lampiran_2023053005.pdf

Download (3MB)
Official URL: https://jurnal.usahidsolo.ac.id/index.php/jimstek/...

Abstract

Pengendalian kualitas merupakan aspek penting dalam menjaga konsistensi mutu produk, khususnya pada industri bata ringan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja proses dan mengidentifikasi faktor risiko penyebab cacat. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara, dan kuesioner di PT NBI. Metode yang digunakan yaitu Six Sigma dengan tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, and Control), dikombinasikan dengan FMEA (Failure Mode and Effect Analysis) dan AHP (Analytical Hierarchy Process). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai tingkat sigma proses produksi bata ringan periode Januari – Desember 2024 sebesar 3,905, yang artinya bahwa proses produksi bata ringan di PT NBI sudah memenuhi atau melebihi standar rata-rata kualitas di Indonesia. Jenis reject dominan dari hasil analisis diagram pareto yaitu pecah, gompal, dan dimensi dengan total persentase reject kumulatif sebesar 91,74%. Berdasarkan perhitungan FMEA-AHP, diperoleh faktor prioritas penyebab cacat yaitu pada jenis reject pecah dan gompal antara lain proses cutting pada penetrasi rendah atau green cake keras dengan nilai RPN sebesar 6,96, proses oiling kurang merata dengan nilai RPN 6,78, adanya gap atau terjadi hentakan antara meja tilting dengan green cake dengan nilai RPN 6,7. Sedangkan pada jenis reject dimensi antara lain operator kurang teliti dengan nilai RPN sebesar 7,11, operator kurang pengecekan dengan nilai RPN 6,56, pengembangan cake pendek dengan nilai RPN 6,37. Beberapa rekomendasi perbaikan telah diimplementasikan dan penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam mengidentifikasi serta memprioritaskan faktor risiko penyebab kegagalan, sehingga dapat meminimalisir terjadinya reject serta kualitas produk bata ringan dapat terus ditingkatkan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Pengendalian kualitas, Six Sigma, FMEA, AHP, Bata ringan
Subjects: H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management
H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD61 Risk Management
Divisions: Fakultas Sains, Teknologi dan Kesehatan > Teknik Industri
Depositing User: Habib Syahrun Ramadhan
Date Deposited: 06 Feb 2026 07:37
Last Modified: 06 Feb 2026 07:37
URI: http://repository.usahidsolo.ac.id/id/eprint/3570

Actions (login required)

View Item View Item