SAMIJATUN, Samijatun and Bahri, Ahmad Syamsul and Astuti, Fitri Budi (2015) Pengaruh Bladder Training Terhadap Refleks Berkemih pada Pasien yang Terpasang Dower Kateter di Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga. Skripsi thesis, Universitas Sahid Surakarta.
|
Text
SKRIPSI HAL. AWAL.pdf Download (17MB) |
|
|
Text
SKRIPSI BAB I.pdf Download (11MB) |
|
|
Text
SKRIPSI BAB II.pdf Download (25MB) |
|
|
Text
SKRIPSI BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (13MB) |
|
|
Text
SKRIPSI BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (10MB) |
|
|
Text
SKRIPSI BAB V.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
LAMPIRAN.pdf Download (13MB) |
Abstract
Latar Belakang : Bladder training merupakan tindakan keperawatan yang dilakukan pada pasien yang terpasang dower kateter, dengan tujuan untuk melatihotot detrusor kandung kemih supaya dapat kembali normal lagi, setelah kateterny adilepas. Setelah kateter dilepas, terdapat beberapa kemungkinan yang akan dialami oleh pasien berhubungan dengan proses dan reflek berkemihnya. Efek samping dari pemasangan kateter adalah terjadinya inkontnensia urin dan retensi urine. Dengan pengelolaan yang baik, diharapkan pasien yang terpasang dower kateter tidak mengalami perubahan pola berkemih sesudah kateternya dilepas. Tujuan : Mengetahui pengaruh bladder training terhadap refleks berkemih pada pasien yang terpasang dower kateter di Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan Quasi Experiment Statistic Group Comparison. Populasi dalam penelitian ini adalah pasien rawat inap yang terpasang dower kateter di Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, sebanyak 32 pasien. Sampel pada penelitian ini diambil secara purposive Sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji statistik non parametric Mann-Whitney Test. Hasil : 1) Refleks berkemih pada responden yang dilakukan bladder training di Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, yaitu 15 responden (93,5%) refleks berkemih baik dan 1 responden (6,25 %) refleks berkemih buruk, 2) Refleks berkemih pada responden yang tidak dilakukan bladder training di Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga, yaitu 10 responden (62,5 %) refleks berkemih baik dan 6 responden (37,5 %) refleks berkemih buruk, 3) Ada pengaruh bladder training terhadap refleks berkemih pada pasien yang terpasang dower kateter di Rumah Sakit Paru dr. ArioWirawan Salatiga p-value 0,035<α (0,05). Simpulan: Ada pengaruh bladder training terhadap refleks berkemih pada pasien yang terpasang dower kateter di Rumah Sakit Paru dr. Ario Wirawan Salatiga.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bladder training, refleks berkemih, dower kateter |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Sains, Teknologi dan Kesehatan > Keperawatan |
| Depositing User: | Dwi Ratna Sari |
| Date Deposited: | 17 Apr 2026 07:34 |
| Last Modified: | 17 Apr 2026 07:34 |
| URI: | http://repository.usahidsolo.ac.id/id/eprint/4055 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
