HERAWATI, Erwin Dwi and Widiyono, Widiyono and Sumarni, Rantiningsih (2026) Pengaruh Terapi Kombinasi Akupresur Sederhana dan Aromaterapi Lemon Terhadap Kecemasan Pasien yang Menjalani Hemodialisis di RSU Diponegoro Dua Satu Klaten. Skripsi thesis, Universitas Sahid Surakarta.
|
Text
Erwin Dwi Herawati_Halaman Depan_202512401.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
Erwin Dwi Herawati_BAB I_2025124011.pdf Download (471kB) |
|
|
Text
Erwin Dwi Herawati_BAB II_2025124011.pdf Download (993kB) |
|
|
Text
Erwin Dwi Herawati_BAB III_2025124011.pdf Restricted to Repository staff only Download (674kB) | Request a copy |
|
|
Text
Erwin Dwi Herawati_BAB IV_2025124011_.pdf Restricted to Repository staff only Download (209kB) | Request a copy |
|
|
Text
Erwin Dwi Herawati_BAB V_2025124011.pdf Download (306kB) |
|
|
Text
Erwin Dwi Herawati_Daftar Pustaka_2025124011.pdf Download (584kB) |
|
|
Text
Erwin Dwi Herawati_Lampiran_2025124011 (2).pdf Download (2MB) |
Abstract
Latar Belakang: Pasien penyakit ginjal kronik (PGK) yang menjalani hemodialisis sering mengalami kecemasan yang berpotensi menurunkan kualitas hidup dan kepatuhan terapi. Terapi komplementer kombinasi akupresur sederhana dan aromaterapi lemon diduga mampu memberikan efek relaksasi guna menurunkan tingkat kecemasan tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh terapi kombinasi akupresur sederhana dan aromaterapi lemon terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pasien hemodialisis. Metode: Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu (quasi-experiment) dengan pendekatan pretest-posttest control group design. Penelitian dilaksanakan di Ruang Hemodialisa RSU Diponegoro Dua Satu Klaten pada bulan Juni 2026. Responden berjumlah 42 pasien yang dipilih melalui teknik purposive sampling, kemudian dibagi secara seimbang ke dalam kelompok intervensi (n = 21) dan kelompok kontrol (n = 21). Instrumen yang digunakan meliputi Standar Operasional Prosedur (SOP) akupresur sederhana, SOP aromaterapi lemon, serta kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS). Analisis data dilakukan dengan uji normalitas Shapiro–Wilk dan uji hipotesis paired t-test. Hasil: Sebelum dilakukan intervensi, mayoritas responden pada kelompok intervensi mengalami cemas sedang (95,2%). Setelah pemberian terapi kombinasi, tingkat kecemasan menurun signifikan menjadi mayoritas cemas ringan (76,2%) dengan penurunan rerata skor HARS sebesar 6,81. Sementara itu, kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan kategori kecemasan secara bermakna dengan penurunan rerata skor yang relatif kecil (1,24). Hasil uji paired t-test mengonfirmasi bahwa terapi kombinasi ini berpengaruh signifikan terhadap penurunan kecemasan pasien (p < 0,001). Kesimpulan: Terapi kombinasi akupresur sederhana dan aromaterapi lemon terbukti efektif menurunkan tingkat kecemasan dan direkomendasikan sebagai salah satu intervensi keperawatan komplementer yang aman serta mandiri bagi pasien hemodialisis
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Akupresur Sederhana, Aromaterapi Lemon, Hemodialisis, Kecemasan, Keperawatan Komplementer |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Sains, Teknologi dan Kesehatan > Keperawatan |
| Depositing User: | Erwin Dwi Herawati |
| Date Deposited: | 30 Sep 2026 07:16 |
| Last Modified: | 30 Sep 2026 07:16 |
| URI: | https://repository.usahidsolo.ac.id/id/eprint/4412 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
