KURNIAWATI, Dwi and Putra, Fajar Alam and Suwarni, Anik (2026) Pengaruh Kompres Dingin Terhadap Intensitas Nyeri pada Pasien Pasca Operasi Ortopedi di RS St Carolus. Skripsi thesis, Universitas Sahid Surakarta.
|
Text
DWI KURNIAWATI_Hal.Awal_2024122001.pdf Download (12MB) |
|
|
Text
DWI KURNIAWATI_BAB I_2024122001.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
DWI KURNIAWATI_BAB IL_2024122001.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
DWI KURNIAWATI_BAB III_2024122001.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text
DWI KURNIAWATI_BAB IV_2024122001.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text
DWI KURNIAWATI_BAB V_2024122001.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
DWI KURNIAWATI_DAFTAR PUSTAKA_2024122001.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
DWI KURNIAWATI_LAMPIRAN_2024122001.pdf Download (6MB) |
Abstract
Latar Belakang: Pembedahan ortopedi secara konsisten menempatkan pasien pada risiko nyeri pasca operasi yang signifikan akibat trauma jaringan dan manipulasi tulang. Secara Global, lebih dari 80% pasien bedah mengalami nyeri akut pasca operasi, yang jika tidak dikelola dengan baik dapat menghambat mobilisasi dini dan memperlama masa rawat inap. Kompres dingin (cryotherapy) merupakan salah satu manajemen non-farmakologi yang bekerja melalui vasokonstriksi dan penurunan konduksi saraf untuk mengurangi nyeri. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian kompres dingin terhadap intensitas nyeri pada pasien pasca operasi ortopedi di RS St. Carolus. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif one group pre-experiment pretest-posttest design. Sampel penelitian berjumlah 49 responden yang diambil dengan teknik consecutive sampling. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner Numeric Rating Scale (NRS) untuk mengukur intensitas nyeri. Intervensi berupa pemberian kompres dingin menggunakan cold pack selama 10 menit yang dilakukan 4 jam pasca operasi. Analisis data menggunakan uji statistik nonparametrik yaitu T-Paired Test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata intensitas nyeri sebelum diberikan kompres dingin adalah 5,59 (nyeri sedang). Setelah diberikan intervensi kompres dingin, rata-rata intensitas nyeri turun menjadi 3,34 (nyeri ringan). Analisis bivariat menunjukkan nilai p-value 0,001 (p < 0,05), yang berarti Ha diterima. Kesimpulan: Ada pengaruh yang signifikan pemberian kompres dingin terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien pasca operasi ortopedi di RS St. Carolus.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kompres Dingin, Intensitas Nyeri, Pasca Operasi Ortopedi |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Fakultas Sains, Teknologi dan Kesehatan > Keperawatan |
| Depositing User: | Dwi Kurniawati |
| Date Deposited: | 29 Oct 2026 07:46 |
| Last Modified: | 29 Oct 2026 07:46 |
| URI: | https://repository.usahidsolo.ac.id/id/eprint/3991 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
